Visi IAIFA Kediri adalah: “Unggul dan kompetitif dalam pengembangan Ilmu-Ilmu Keislaman berbasis nilai-nilai Kepesantrenan dan Ahlussunnah wal Jama’ah Bertaraf Nasional pada Tahun 2025”.
Visi di atas dapat dijabarkan sebagai berikut:
- Unggul dan Kompetitif. IAIFA Kediri bertekad menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi secara unggul dan kompetitif. Unggul artinya maju, baik dari segi manajerial, tata kelola, layanan, hingga luaran (output) yang dihasilkan. Kompetitif artinya berdaya saing, yakni semua proses yang dilakukan pada akhirnya demi mendapat hasil terbaik sehingga mampu bersaing dengan kampus-kampus maju lainnya dalam melaksanakan tugas tridharma perguruan tinggi.
- Kepesantrenan. IAIFA Kediri lahir dari rahim Pesantren Darussalam Sumbersari. Oleh sebab itu, secara kelembagaan IAIFA Kediri berada di bawah naungan Yayasan Salimiyah yang juga menaungi seluruh unit lembaga pendidikan formal ataupun informal di lingkungan Pesantren Darussalam Sumbersari. Maksud dari kepesantrenan adalah bahwa IAIFA Kediri dalam melaksanakan tugas tridharma perguruan tinggi senantiasa berpijak dan berpedoman pada tradisi dan nilai-nilai luhur pesantren.
- Ahlussunnah wal Jamaah. IAIFA Kediri meneguhkan diri sebagai kampus berideologi Ahlussunnah Wal Jamaah ala thariqati Nahdlatul Ulama. Ahlussunnah Wal Jamaah yang dimaksud adalah mengamalkan ajaran Islam dengan pola bermazhab. Dalam teologi mengikuti al-Imam Abul Hasan al-Asy’ari dan al-Imam Abu Mansur al-Maturidi; dalam fikih mengikuti salah satu dari imam empat mazhab: Maliki, Hanafi, Syafi’i, dan Hanbali; dalam tasawuf mengikuti Imam Junaid al-Baghdadi dan Abu Hamid al-Ghazali. Paham Islam Ahlussunnah Wal Jamaah di atas mengikuti pola pikir dan pola sikap tawassut (moderat), tawazun (proporsional), tasamuh (toleran), dan i’tidal (adil). Pemikiran-pemikiran Islam di luar koridor Ahlussunnah Wal Jamaah boleh dikaji di IAIFA Kediri sebatas pengenalan dan tambahan wawasan, namun bukan untuk diterima, melainkan untuk disikapi secara kritis.
Batas waktu yang dibutuhkan untuk mewujudkan visi di atas minimal adalah rentang waktu antara 2019–2025. Ini didasarkan pada analisis potensi dan kelemahan serta peluang dan tantangan yang dilakukan oleh pihak internal kampus, bahwa untuk menjadi institusi yang unggul dan kompetitif setidaknya dibutuhkan waktu paling cepat 5–6 tahun mulai dari sekarang.


